Panduan tes · IELTS

Panduan IELTS Lengkap: Format, Band Score & Strategi Tiap Bagian

Semua yang perlu kamu tahu sebelum tes IELTS: format Listening, Reading, Writing, Speaking, cara penilaian band 0–9, strategi, rencana belajar 8 minggu, dan soal latihan orisinal. Dicek ke ielts.org per Oktober 2026.

Kapi, maskot kapibara Cohort English

Coba tes IELTS online gratis

Simulasi gaya IELTS dengan nilai per bagian, perkiraan level, dan pembahasan. Soal buatan sendiri, tanpa daftar.

Mulai

Format tes IELTS

IELTS punya dua jenis: Academic (untuk kuliah dan registrasi profesional) dan General Training (untuk kerja dan migrasi). Total waktu Listening, Reading, dan Writing sekitar 2 jam 30 menit tanpa jeda. Speaking dilakukan dengan penguji, bisa di hari yang sama atau beberapa hari sebelum/sesudahnya.

BagianWaktuJumlahIsi
Listening±30 menit4 bagian, 40 soalBagian 1–2 situasi sehari-hari, bagian 3–4 situasi pendidikan. Rekaman diputar sekali dengan beragam aksen (Inggris, Australia, Selandia Baru, Amerika Utara).
Reading60 menit3 teks, 40 soalAcademic: teks dari buku, jurnal, koran. General Training: teks sehari-hari dan dunia kerja.
Writing60 menit2 tugasAcademic Task 1: deskripsi grafik/diagram (min. 150 kata, ±20 menit). GT Task 1: surat. Task 2: esai (min. 250 kata, ±40 menit). Task 2 bernilai dua kali lipat.
Speaking11–14 menit3 bagianWawancara langsung dengan penguji: perkenalan & pertanyaan umum, berbicara 1–2 menit tentang satu topik (1 menit persiapan), lalu diskusi lebih abstrak.

Band score dan cara penilaian

Setiap bagian diberi band 0–9 (kelipatan 0,5). Overall band adalah rata-rata keempatnya, dibulatkan ke setengah band terdekat: rata-rata berakhiran .25 naik ke .5, dan .75 naik ke band bulat berikutnya.

BandKategori
9Expert
8Very good
7Good
6Competent
5Modest
4Limited
3Extremely limited
2Intermittent
1Non-user

Writing

  1. Task achievement (Task 1) / Task response (Task 2)
  2. Coherence and cohesion
  3. Lexical resource
  4. Grammatical range and accuracy

Setiap kriteria berbobot sama.

Speaking

  1. Fluency and coherence
  2. Lexical resource
  3. Grammatical range and accuracy
  4. Pronunciation

Setiap kriteria berbobot sama.

Setara CEFR (perkiraan): B1 ≈ 4.0–5.0 · B2 ≈ 5.5–6.5 · C1 ≈ 7.0–8.0 · C2 ≈ 8.5–9.

Strategi tiap bagian

Listening

  • Baca soal sebelum rekaman dimulai dan garis bawahi kata kunci. Tebak jenis jawaban yang dibutuhkan: angka, nama, tempat, atau kata kerja.
  • Waspadai distraktor: pembicara sering menyebut satu jawaban lalu mengoreksinya (“Tuesday… oh no, sorry, Thursday”).
  • Perhatikan batas kata, misalnya NO MORE THAN TWO WORDS. Jawaban yang melebihi batas dianggap salah.
  • Ejaan harus benar. Latih mengeja nama, angka, dan tanggal (lihat alfabet dan angka).
  • Biasakan mendengar aksen Inggris dan Australia lewat podcast, berita, atau video, bukan hanya aksen Amerika.

Reading

  • Waktu adalah tantangan terbesar: rata-rata 20 menit per teks. Jangan terpaku pada satu soal.
  • Pakai skimming (membaca cepat untuk ide utama) lalu scanning (mencari kata kunci, nama, angka).
  • Untuk TRUE / FALSE / NOT GIVEN: FALSE berarti teks mengatakan kebalikannya, NOT GIVEN berarti teks tidak membahasnya sama sekali. Jangan memakai pengetahuan pribadi.
  • Soal biasanya berurutan sesuai isi teks, kecuali soal judul paragraf (matching headings).
  • Pelajari sinonim dan parafrase: teks jarang memakai kata yang sama persis dengan soal.

Writing

  • Kerjakan Task 2 lebih dulu jika kamu sering kehabisan waktu, karena bobotnya dua kali Task 1.
  • Task 1 Academic: tulis gambaran umum (overview) tentang tren utama. Jangan menuliskan semua angka dan jangan memberi opini.
  • Task 2: jawab semua bagian pertanyaan, nyatakan posisimu dengan jelas, dan kembangkan setiap ide dengan penjelasan dan contoh. Ikuti panduan writing esai.
  • Hindari kalimat hafalan dan template. Penguji dilatih mengenali bahasa hafalan yang tidak relevan dengan soal.
  • Sisakan 3–5 menit untuk memeriksa tense, artikel, jamak, dan subject–verb agreement.

Speaking

  • Jawab dengan lengkap: jawaban + alasan + contoh. Hindari jawaban satu kata, tetapi jangan menghafal jawaban panjang.
  • Part 2: manfaatkan 1 menit persiapan untuk menulis kata kunci, bukan kalimat lengkap. Usahakan berbicara sampai penguji menghentikanmu.
  • Kalau tidak paham pertanyaan, boleh minta diulang: Could you repeat the question, please?
  • Penguji menilai kelancaran, bukan aksen. Bicara dengan kecepatan wajar dan perbaiki kesalahan secara alami.
  • Part 3 butuh pendapat yang lebih abstrak. Latih pola seperti It depends on…, On the one hand…, In my country…

Rencana belajar 8 minggu (target naik ±0.5–1 band)

  1. Minggu 1

    Ikuti satu tes simulasi lengkap untuk tahu skor awal dan bagian terlemah.

  2. Minggu 2–3

    Fokus bagian terlemah. Listening & Reading: latihan per tipe soal. Writing: struktur Task 1 dan Task 2.

  3. Minggu 4–5

    Tulis 2 esai Task 2 dan 2 laporan Task 1 per minggu, minta masukan. Latihan Speaking Part 2 setiap hari.

  4. Minggu 6–7

    Simulasi penuh dengan batas waktu sungguhan setiap minggu. Perbaiki pola kesalahan yang berulang.

  5. Minggu 8

    Istirahat cukup, ulang catatan kesalahan, cek lokasi dan dokumen tes (paspor/KTP sesuai pendaftaran).

Pendaftaran dan biaya di Indonesia

  • IELTS diselenggarakan oleh IDP dan British Council (serta mitra resmi) di kota-kota besar di Indonesia.
  • Biaya IELTS reguler di IDP Indonesia: Rp 3.600.000; IELTS for UKVI: Rp 4.060.000 (dicek Oktober 2026).
  • British Council menghentikan IELTS kertas di Indonesia sejak 21 Juni 2026 dan, sejak 1 Juli 2026, pembayaran hanya bisa dilakukan secara online.
  • Bawa identitas yang sama dengan yang dipakai saat mendaftar (biasanya paspor).
  • Butuh visa ke Inggris? Pastikan kamu memilih IELTS for UKVI jika diminta.

Tips dari Kapi: sebelum mendaftar tes resmi, kuasai dulu materi level B2 dan panduan writing esai. Tes resmi itu mahal, jadi pastikan kamu siap!

Latihan gaya IELTS

Benar 0/0Beruntun 0Rekor 0
Catatan: Cohort English tidak berafiliasi dengan, tidak disponsori, dan tidak didukung oleh penyelenggara IELTS. IELTS dimiliki bersama oleh British Council, IDP: IELTS Australia, dan Cambridge University Press & Assessment. TOEFL dan TOEIC adalah merek terdaftar ETS. Semua soal latihan di halaman ini dibuat sendiri dan bukan soal resmi.

Pertanyaan seputar IELTS

Apa bedanya IELTS Academic dan General Training?

Listening dan Speaking sama. Bedanya di Reading dan Writing: Academic memakai teks akademik dan Task 1 berupa deskripsi grafik, sedangkan General Training memakai teks sehari-hari/dunia kerja dan Task 1 berupa surat. Untuk kuliah, pakai Academic.

Bagaimana overall band IELTS dihitung?

Rata-rata empat bagian dibulatkan ke setengah band terdekat. Rata-rata berakhiran .25 dibulatkan ke atas ke .5, dan .75 dibulatkan ke atas ke band bulat berikutnya. Contoh: 6.25 menjadi 6.5, 6.75 menjadi 7.0.

Apakah IELTS di Indonesia masih ada versi kertas?

British Council menghentikan IELTS kertas di Indonesia sejak 21 Juni 2026. IDP masih mencantumkan pilihan kertas dan komputer. Ketersediaan bisa berubah, jadi cek pusat tesmu.

Apa itu IELTS One Skill Retake?

Fasilitas untuk mengulang satu bagian saja (Listening, Reading, Writing, atau Speaking) dalam 60 hari setelah tes, satu kali per tes. Syaratnya, tes awalmu adalah IELTS di komputer, dan ketersediaannya bergantung pada lokasi.

Berapa lama hasil IELTS keluar?

Untuk tes di komputer biasanya beberapa hari (sekitar 3–5 hari), sedangkan tes kertas sekitar 13 hari. Pastikan di pusat tesmu.

Sumber resmi & rujukan

Informasi format, skor, dan biaya dicek pada Oktober 2026. Kebijakan dan biaya bisa berubah sewaktu-waktu, jadi selalu pastikan di situs resmi sebelum mendaftar.

Persiapan IELTS bareng teman se-cohort

Cari teman latihan Speaking, bagikan esai untuk dikoreksi bersama, dan tukar info jadwal tes di Main Lounge Bureau of Cohort.