Future in the Past: Was Going To, Would, Was About To
Kadang kita perlu bercerita tentang sesuatu yang akan terjadi, tetapi dari sudut pandang masa lalu, misalnya rencana yang batal atau firasat yang ternyata benar.
Rumus
Penjelasan
- was/were going to sering menunjukkan rencana yang tidak jadi: We were going to travel to Bali, but the flight was cancelled.
- would = akan (dilihat dari masa lalu), sering setelah knew, thought, hoped, said, promised: She promised she would help me.
- was about to = baru akan / hampir: I was about to give up when I got the email.
- was due to = dijadwalkan: The plane was due to land at 9.
- was to + verb 1 = ditakdirkan / sudah direncanakan (formal, sering dalam cerita): He didn't know that he was to become president.
Contoh kalimat
Ketuk ikon suara, dengarkan, lalu ucapkan ulang dengan intonasi yang sama (teknik shadowing).
Kesalahan yang sering terjadi
Tips dari Kapi: Pola ini membuat cerita di IELTS Speaking Part 2 lebih hidup: I was about to give up when something unexpected happened…
Kuis Bab 11: Future in the past
Pertanyaan seputar bab ini
Apa bedanya was going to dan would?
Was going to lebih untuk rencana atau niat (sering batal). Would lebih untuk prediksi, janji, atau pikiran di masa lalu.
Apakah was to masih dipakai?
Ya, terutama dalam tulisan, cerita, dan berita formal. Dalam percakapan, was going to lebih umum.
Belajar bareng teman se-cohort
Ada yang bikin bingung? Tanyakan di Main Lounge Bureau of Cohort. Di sana kamu bisa tanya jawab, latihan ngobrol, dan berbagi progres belajar.