Modal Deduksi: Must, Might, Can't, dan Must Have Done
Saat kita tidak tahu pasti tetapi punya bukti, kita membuat kesimpulan. Bahasa Inggris memakai modal untuk menunjukkan seberapa yakin kita.
Rumus
Penjelasan
- must = pasti (hampir 100% yakin, ada bukti kuat): The lights are off. They must be out.
- might / may / could = mungkin (tidak yakin): She might be in the library.
- can't = tidak mungkin (hampir 100% yakin tidak): That can't be Rina. She's in Japan. Lawan dari must di sini adalah can't, bukan mustn't.
- Untuk masa lalu: must have, might have, could have, can't/couldn't have + verb 3.
- Hati-hati: must untuk kewajiban (A2) dan must untuk kesimpulan (B1) bentuknya sama. Konteks yang menentukan artinya.
Tabel ringkas
| Keyakinan | Sekarang | Masa lalu |
|---|---|---|
| ±100% ya | must be | must have been |
| mungkin | might / may / could be | might / may / could have been |
| ±100% tidak | can't / couldn't be | can't / couldn't have been |
Contoh kalimat
Ketuk ikon suara, dengarkan, lalu ucapkan ulang dengan intonasi yang sama (teknik shadowing).
Kesalahan yang sering terjadi
Tips dari Kapi: Latih dengan tebakan: lihat foto orang asing di media sosial dan buat 3 kesimpulan: She must be a student. She might be on holiday. She can't be cold.
Kuis Bab 10: Modal deduksi
Pertanyaan seputar bab ini
Apa bedanya might, may, dan could untuk kemungkinan?
Hampir sama. May sedikit lebih formal, might paling umum dalam percakapan, dan could sering dipakai untuk kemungkinan secara teori.
Kenapa bukan mustn't untuk “tidak mungkin”?
Mustn't berarti larangan (dilarang). Untuk kesimpulan negatif yang yakin, bahasa Inggris memakai can't.
Belajar bareng teman se-cohort
Ada yang bikin bingung? Tanyakan di Main Lounge Bureau of Cohort. Di sana kamu bisa tanya jawab, latihan ngobrol, dan berbagi progres belajar.